Pentingnya
Menjadi Technopreneur
Saat ini teknologi
sudah sangat berkembang. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa teknologi kini
menjadi kebutuhan utama dari berbagai kalangan. Semua itu bisa dilihat dari
penggunanya yang tidak dibatasi oleh usia. Semua orang memanfaatkan teknologi
untuk memudahkan aktifitas mereka. Salah satu perkembangan teknologi ialah
internet. Banyak manfaat yang bisa kita ambil salah satunya dapat mempermudah
kita dalam pencarian informasi. Sehingga tidak heran jika saat ini teknologi
sudah menguasai dunia. Tanpa kita sadari sekarang ini banyak entrepreneur yang
memanfaatkan teknologi sebagai rekan baru dalam mengembangkan bisinisnya
sehingga kondisi ini memunculkan sebuah istilah baru yakni Technopreneur.
Technopreneur merupakan
penggabungan antara pemanfaatan perkembangan teknologi dan konsep entrepreneur.
Yang pada dasarnya entrepreneur sendiri dapat didefinisikan sebagai orang yang
pandai atau berbakat mengenai produk baru, menyusun cara baru dalam
berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan
operasinya, serta memasarkannya. Dari
penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa technopreneur adalah entrepreneur
yang mengoptimalkan berbagai perkembangan teknologi untuk menjalankan bisnisnya
atau bisa saja technopreneur
didefinisikan sebagai entrepreneur modern. Menjadi seorang
technopreneur itu merupakan peluang kaya
tanpa banyak membutuhkan biaya. Sebut saja tren saat ini, salah satunya adalah
bisnis toko online. Di sini technopreneur tidak butuh banyak modal untuk
mendukung usahanya. Dia mengubah fungsi website sebagai toko untuk memasarkan
produknya. Mereka tidak perlu sibuk-sibuk untuk membangun sebuah toko. Tidak
perlu mengeluarkan biaya untuk membangun sebuah toko. Dengan menggunakan
website mereka dengan cepat dapat memasarkan produk yang mereka miliki. Karena
jika kita membuat informasi di internet, informasi itu dapat di akses dengan
mudah dan cepat oleh pengguna internet.
Dengan menngunakan prinsip ini juga akan memberikan kemudahan bagi pelaku
bisnis dan konsumen karena mereka tidak harus bertatap muka dalam melakukan
transaksi. Transaksi jual beli pun akan jauh lebih mudah da cepat, jam kerja
pelaku bisnis yang tidak terikat, hemat tenaga dan pastinya hemat biaya.
Saat ini pemerintah
telah mendukung pengembangan technopreneurship atau bisnis berbasis teknologi.
Itu semua disebabkan karena Technopreneur Indonesia bisa mendukung kemandirian
bangsa. Pada akhir desember ini kita di negara kita akan diterapkan ASEAN
Economic Community (AEC) atau biasa kita sebut masyarakat ekonomi ASEAN. Pada
nantinya peredaran barang akan berpusat pada teknologi. Karena pemasaran
dilakukan antar negara-negara ASEAN, maka dibutuhkan banyak Technopreneur yang
mampu memanfaatkan teknologi secara tepat guna meningkat daya saing bisnisnya
menghadapi pesaing-pesaing dari kawasan ASEAN lainnya. Itulah sebabnya mengapa
Technopreneur juga turut berperan sebagai pendukung kemandirian bangsa guna
melakukan pembangunan nasianal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan
meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di kancah Internasional.